Terkait Dugaan Penyelewengan Dana BOS SMPN 3 Penawartama,Ketua DPK LPAKN-RI Tuba Angkat Bicara

Jumat, 3 November 2023 - 02:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang,sulsel.intainews.id-Viralnya Pemberitaan Dugaan Penyimpangan Dana Bos Di SMPN 3 Penawartama, Di Puluhan Media Online Pada Kamis (02/11/2023) Kini Menjadi Sorotan Publik.

Dewan Pimpinan Kabupaten, (DPK) Lembaga Pemantau Aset Dan Keuangan Negara Republik Indonesia, (LPAKN-RI) Profesional Jaringan Mitra Negara, (PROJAMIN) Kabupaten Tulang Bawang, Beny Setiawan angkat bicara.

“Dana Bos harus digunakan untuk kebutuhan sekolah yang skala prioritas dan Kepala Sekolah seharusnya dalam penyusunan Arkas melibatkan dewan guru dan komite Sekolah, jangan semaunya sendiri menggunakan Dana Bos, ini Uang Negara, bukan uang pribadi kepala Sekolah,” Ujar Beni dengan Nada geram pada Sejumlah Awak Media Jumat (03/11/2023).

Beni Setiawan Menilai bahwa adanya indikasi mark-up dan Manipulasi data dalam penggunaan Dana Bos di sekolah tersebut.

“Tim Kami akan mengadakan investigasi di lapangan dan Pulbaket karena ada beberapa komponen Dana Bos yang cukup fantastis, bukan di Tahun 2022 saja, tapi di tahun 2020. Sampai 2023 juga ada dugaan Mark-Up anggaran belanja dibeberapa Komponen,” Ucapnya.

“Kami akan mendalami permasalahan ini, lanjut Beny dan akan segera menyurati pihak-pihak terkait tentang dugaan Penyimpangan Dana BOS, dimana penggunaan dana BOS harus tepat sasaran dan mengacu pada Juklak dan Juknis yang sudah ditentukan oleh Permendikbud,” jelas Beni Setiawan.

Hal Senada juga disampaikan Redi Sanjaya, Selaku Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia, (AWPI) Kab.Tuba.

“Ya, Tim kami akan bekerja extra karena berdasarkan data yang kami peroleh saat Pandemi Covid-19 dalam Laporan dana Bos ada beberapa Komponen dalam penggunaan Anggarannya nominalnya sangat besar, jawaban Oknum Kepala Sekolah di dalam pemberitaan yang sudah Viral itu telah saya cermati adanya pembohongan Publik, yang jelas ini memang patut dipertanyakan, dikarenakan berdasarkan keterangan kepsek Inisial JM dia mengatakan bahwa terdapat 17 orang guru honorer disekolah tersebut, namun kenyataannya guru honorer hanya berkisaran 7 orang saja, selebihnya guru PPPK yang digaji menggunakan APBD bukan menggunakan dana BOS”. Jelasnya.

“Selain itu tidak menutupi kemungkinan dalam waktu dekat Pihak Lembaga dan Organisasi PERS (AWPI) Tuba, akan segera mencari bukti bukti atas dugaan penyimpangan dana BOS tersebut agar dapat dibawa keranah hukum, agar semua permasalahan ini dapat menjadi terang benderang Dimata publik” Pungkasnya. (*/Tim)

Follow WhatsApp Channel sulsel.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tetap Kokoh Meski Banyak Tantangan, Husniah Talenrang Jadi Teladan Pemimpin Perempuan
Musrenbang Desa Kabba Bahas Rencana Kegiatan Pembangunan Tahun 2027
Makam Raja Raja Tallo Menjadi Saksi Pelantikan Pengurus DPP Cobra Legend Indonesia Periode 2026-2031
Sekolah Sudirman 1 Makassar gencarkan pembenahan menyambut Adiwiyata nasional
Siap menyambut Hut kemerdekaan ke 81 Kecamatan Tamalanrea tegaskan kerjasama dan kebersamaan
Pesantren Ramah Anak,Kepala Seksi Pontren Kemenag Sulsel Kunjungi Pondok Pesantren As Sunnah Panciro 
USAI LANTIK 10 DPC, APDESI SULSEL GASPOL 3 PROGRAM: DARI ASPIRASI DESA HINGGA SOLUSI LAHAN
USAI LANTIK 10 DPC, APDESI SULSEL GASPOL 3 PROGRAM: DARI ASPIRASI DESA HINGGA SOLUSI LAHAN

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:00

Tetap Kokoh Meski Banyak Tantangan, Husniah Talenrang Jadi Teladan Pemimpin Perempuan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:58

Makam Raja Raja Tallo Menjadi Saksi Pelantikan Pengurus DPP Cobra Legend Indonesia Periode 2026-2031

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:42

Sekolah Sudirman 1 Makassar gencarkan pembenahan menyambut Adiwiyata nasional

Senin, 20 Juli 2026 - 14:34

Siap menyambut Hut kemerdekaan ke 81 Kecamatan Tamalanrea tegaskan kerjasama dan kebersamaan

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:16

Pesantren Ramah Anak,Kepala Seksi Pontren Kemenag Sulsel Kunjungi Pondok Pesantren As Sunnah Panciro 

Berita Terbaru