Bahaya Anak di Bawah Umur Mengendarai Sepeda Motor Listrik di Jalan Raya

Kamis, 5 Desember 2024 - 21:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak mengendarai sepeda motor listrik di jalan raya.(Foto Wawan)

 

sulsel.intainews.id- Fenomena anak-anak di bawah umur mengendarai sepeda motor listrik di jalan raya semakin sering terlihat. Walau sepeda motor listrik dianggap lebih ramah lingkungan, penggunaannya oleh anak-anak tetap memunculkan kekhawatiran serius. Hal ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tetapi juga soal keselamatan diri mereka dan orang lain.

Anak-anak, pada dasarnya, belum memiliki kemampuan berkendara yang memadai. Refleks mereka dalam menghadapi situasi darurat di jalan raya cenderung lebih lambat dibandingkan pengendara dewasa yang berpengalaman. Kurangnya pemahaman terhadap aturan lalu lintas juga menjadi faktor utama. Banyak dari mereka tidak memahami rambu-rambu, etika berkendara, atau bahkan risiko yang mengintai.

Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah syarat yang dirancang untuk memastikan bahwa pengendara sudah cukup matang secara usia dan memiliki keterampilan yang diperlukan untuk berkendara dengan aman. Ketika anak-anak berkendara tanpa SIM, mereka tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menempatkan diri mereka dalam situasi yang sangat rentan terhadap kecelakaan.

Lebih parahnya, banyak dari mereka yang tidak menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm. Hal ini sangat berbahaya, mengingat tingkat perlindungan yang rendah jika terjadi benturan atau kecelakaan. Bahkan, kecelakaan ringan bisa berujung fatal tanpa perlindungan yang memadai.

Untuk mencegah masalah ini, peran orang tua sangatlah penting. Orang tua harus menyadari bahwa memberikan akses kepada anak di bawah umur untuk menggunakan sepeda motor listrik bukanlah keputusan yang bijak. Selain itu, pihak berwenang juga perlu memperketat pengawasan di jalan raya dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang risiko besar yang ditimbulkan oleh tindakan ini.

Mengizinkan anak-anak mengendarai sepeda motor listrik mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya bisa sangat besar. Keselamatan mereka dan pengguna jalan lain harus menjadi prioritas utama. Dengan kesadaran bersama, kita bisa menciptakan jalan raya yang lebih aman untuk semua.***

 

Penulis : Wawan S

Follow WhatsApp Channel sulsel.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepsek SMAN 3 Pangkep: Program MBG Sangat Membantu Siswa Kurang Mampu
SMPN 4 Pangkep: Atur Penggunaan HP, Perkuat Pembinaan Ibadah dan Literasi
UPT SDN 1/2 Pangkajene: berderet penghargaan prestasi, tetap berjuang di tengah keterbatasan
PMR PMI Unit 213 SMAN 14 Makassar Buka Pintu Bagi Calon Relawan Muda Angkatan XXXIV
PPDB Masih Dibuka, SMA YP PGRI 2 Makassar Terima Siswa Baru Tanpa Batas Kuota
Dihadiri Pemilik Hj. Rusmiini, S.Pd., M.Pd, PAUD KB Makmur Tampil Memukau di Pentas Seni 35 PAUD se-Bungoro
Permata Literasi Hadir di UPTD SD Negeri 30 Maros, Duta Pelajar Sulsel 2026 Ajak Siswa Gemar Membaca dan Berkarya
*SMP Aisyiyah Sungguminasa Resmi Buka Pendaftaran Murid Baru 2026/2027, Usung Fasilitas Digital & 8 Ekstrakurikuler Unggulan*

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 17:06

Kepsek SMAN 3 Pangkep: Program MBG Sangat Membantu Siswa Kurang Mampu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:48

SMPN 4 Pangkep: Atur Penggunaan HP, Perkuat Pembinaan Ibadah dan Literasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:45

UPT SDN 1/2 Pangkajene: berderet penghargaan prestasi, tetap berjuang di tengah keterbatasan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:50

PMR PMI Unit 213 SMAN 14 Makassar Buka Pintu Bagi Calon Relawan Muda Angkatan XXXIV

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:49

PPDB Masih Dibuka, SMA YP PGRI 2 Makassar Terima Siswa Baru Tanpa Batas Kuota

Berita Terbaru