Wacana Libur Sekolah Selama Ramadan, Mendikdasmen: Ada Tiga Opsi, Belum Keputusan Final

Selasa, 14 Januari 2025 - 15:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan adanya tiga opsi yang berkembang di tengah masyarakat terkait wacana libur sekolah selama bulan Ramadan.

Meski demikian, Mu’ti menegaskan belum ada keputusan final dari pemerintah mengenai kebijakan tersebut.

“Kalau kita ikuti di masyarakat, opsinya ada tiga. Tapi ini belum keputusan ya,” kata Mu’ti dilansir dari CNNIndonesia Selasa (14/1/2025).

Tiga Opsi Libur Ramadan

Mu’ti menjelaskan opsi pertama adalah meliburkan sekolah selama satu bulan penuh di bulan Ramadan. Namun, meski libur, siswa tetap diharapkan aktif mengikuti kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

Opsi kedua, sekolah diliburkan di awal dan akhir Ramadan. “Misalnya tiga atau dua hari menjelang Ramadan hingga lima hari pertama bulan Ramadan libur. Setelah itu masuk sekolah seperti biasa, lalu kembali libur dua hingga tiga hari menjelang Idulfitri sampai selesainya rangkaian mudik,” ungkapnya.

Opsi ketiga adalah mempertahankan pola libur seperti yang berlaku saat ini, yaitu mengacu pada jadwal kalender pendidikan masing-masing daerah.

Libatkan Kementerian Lintas Sektor

Keputusan terkait wacana ini, menurut Mu’ti, akan dibahas lebih lanjut bersama Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri, mengingat kebijakan tersebut menyangkut lintas kementerian.

“Intinya, keputusan ini supaya seragam antara sekolah umum dengan madrasah. Jangan sampai masa aktif sekolah dan libur di Ramadan tidak sama,” tegasnya.

Jika disepakati, pemerintah akan mengatur kebijakan ini melalui surat edaran resmi.

Wacana dari Menteri Agama

Sebelumnya, wacana libur sebulan penuh selama Ramadan mencuat dari pernyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Menurut Nasaruddin, kebijakan serupa sudah diterapkan di sejumlah satuan pendidikan berbasis pondok pesantren. Namun, untuk sekolah umum, rencana ini masih bersifat wacana dan membutuhkan kajian lebih lanjut.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel sulsel.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepsek SMAN 3 Pangkep: Program MBG Sangat Membantu Siswa Kurang Mampu
SMPN 4 Pangkep: Atur Penggunaan HP, Perkuat Pembinaan Ibadah dan Literasi
UPT SDN 1/2 Pangkajene: berderet penghargaan prestasi, tetap berjuang di tengah keterbatasan
PMR PMI Unit 213 SMAN 14 Makassar Buka Pintu Bagi Calon Relawan Muda Angkatan XXXIV
PPDB Masih Dibuka, SMA YP PGRI 2 Makassar Terima Siswa Baru Tanpa Batas Kuota
Dihadiri Pemilik Hj. Rusmiini, S.Pd., M.Pd, PAUD KB Makmur Tampil Memukau di Pentas Seni 35 PAUD se-Bungoro
Permata Literasi Hadir di UPTD SD Negeri 30 Maros, Duta Pelajar Sulsel 2026 Ajak Siswa Gemar Membaca dan Berkarya
*SMP Aisyiyah Sungguminasa Resmi Buka Pendaftaran Murid Baru 2026/2027, Usung Fasilitas Digital & 8 Ekstrakurikuler Unggulan*

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 17:06

Kepsek SMAN 3 Pangkep: Program MBG Sangat Membantu Siswa Kurang Mampu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:48

SMPN 4 Pangkep: Atur Penggunaan HP, Perkuat Pembinaan Ibadah dan Literasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:45

UPT SDN 1/2 Pangkajene: berderet penghargaan prestasi, tetap berjuang di tengah keterbatasan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:50

PMR PMI Unit 213 SMAN 14 Makassar Buka Pintu Bagi Calon Relawan Muda Angkatan XXXIV

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:49

PPDB Masih Dibuka, SMA YP PGRI 2 Makassar Terima Siswa Baru Tanpa Batas Kuota

Berita Terbaru