Diduga Korupsi Dana Nagari, Pejabat Nagari Brastagi Dilaporkan ke Kejaksaan

Rabu, 25 Desember 2024 - 11:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelapor IS, BL dan AJ. (Foto: Istimewa)

Pelapor IS, BL dan AJ. (Foto: Istimewa)

PASAMAN BARAT – Dugaan korupsi dana nagari tahun 2024 di Nagari Brastagi, Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat, mencuat ke permukaan. Sejumlah warga melaporkan dugaan penyelewengan dana sebesar hampir Rp2 miliar yang diduga melibatkan beberapa pejabat nagari.

Dalam laporan resmi yang disampaikan ke Kejaksaan Negeri Pasaman Barat pada Selasa (24/12/2024) tiga warga setempat, yakni IS (40), BL (58), dan AJ (52), mengungkapkan beberapa inisial pejabat nagari yang diduga terlibat, di antaranya In (45) Sl (38) serta Ysr (46).

Gaji Garim Masjid Jadi Pemicu Kecurigaan

Kronologi dugaan korupsi bermula ketika para pelapor mempertanyakan gaji garim masjid yang hanya Rp50 ribu per bulan. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya, di mana garim menerima hingga Rp3 juta per tahun.

“Kami sudah meminta dokumen RAB dan APB Nagari untuk memastikan transparansi anggaran, tetapi mereka tidak mau memberikan,” ujar salah satu pelapor.

Tanda Terima Laporan Kejari Pasaman Barat.

Warga semakin curiga karena alokasi dana yang diterima Nagari Brastagi tahun 2024 mencapai hampir Rp2 miliar, terdiri dari Rp790 juta Alokasi Dana Nagari (ADN) dari Pemda dan Rp1,2 miliar Dana Desa dari pusat. Namun, dana tersebut diduga tidak dikelola secara transparan.

Para pelapor menegaskan bahwa laporan ini didasari oleh hak warga untuk mengawasi tata kelola keuangan nagari, sebagaimana diatur dalam Permendagri No. 73 Tahun 2020, Bab 5, Pasal 23.

“Kami hanya ingin uang desa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, bukan untuk memperkaya oknum tertentu. Jika dibiarkan, hal ini akan menyengsarakan sekitar 5.000 jiwa warga Nagari Brastagi,” tegas salah satu pelapor.

Masyarakat berharap Kejaksaan Negeri Pasaman Barat segera memproses kasus ini secara hukum demi mencegah kerugian negara yang lebih besar dan memastikan keadilan bagi warga Nagari Brastagi.

Klarifikasi PJ Wali Nagari Brastagi

Menanggapi tuduhan itu, PJ Wali Nagari Brastagi, Indriani, memberikan klarifikasi terkait pengelolaan keuangan nagari, terutama mengenai gaji imam dan garim masjid.

Menurut Indriani, penggajian imam dan garim telah dianggarkan sesuai kemampuan keuangan nagari, yaitu masing-masing Rp100 ribu per bulan untuk imam dan Rp50 ribu per bulan untuk garim. “Anggaran ini tidak dibuat sembarangan, melainkan melalui usulan Tim RKP (Rencana Kerja Pemerintah) Nagari, yang sebelumnya menyatakan bahwa garim telah mendapat gaji dari masjid masing-masing,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada kewajiban untuk menganggarkan honor imam dan garim dalam APB Nagari. “Tidak ada ketentuan yang mewajibkan honor tersebut dalam aturan, sehingga tidak memengaruhi proses penerbitan APB Nagari.” ujarnya.

Terkait permintaan masyarakat akan dokumen APB Nagari, Indriani mengungkapkan bahwa pihaknya telah mematuhi aturan transparansi. “APB Nagari sudah dipublikasikan dalam bentuk baliho sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga tidak ada bentuk ketertutupan dalam pengelolaan keuangan nagari,” tegasnya.***

Penulis : Wawan S

Follow WhatsApp Channel sulsel.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ada Apa? Imam Desa Jenetallasa Tolak Nikahkan Warganya Yang Hendak Rujuk Kembali 
Muhammad Al Yusril, Pasien RS. Syekh Yusuf Gowa, Akhirnya Pulang Tanpa Biaya Berkat Upaya Kemanusiaan  
Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Mutu Gula Aren “Aren Kita” di Desa Bulo-Bulo, Bulukumba
Hari Santri Nasional ke-10,Wabup Gowa Menjadi Pembina Upacara Di Pondok Pesntren As Sunnah Panciro
Tingkatkan Layanan RSUD Syekh Yusuf, Bupati Gowa Lakukan Inspeksi Mendadak
Bupati Gowa Bagikan Seragam Gratis untuk Siswa SD dan SMP di Malino
Pastikan Tepat Sasaran, Bupati Talenrang Turun Langsung Distribusikan KKS PKH dan BPNT di Biringbulu
Wabup Gowa Dorong Penguatan TNI–Pemda Hadapi Tantangan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 01:43

Ada Apa? Imam Desa Jenetallasa Tolak Nikahkan Warganya Yang Hendak Rujuk Kembali 

Minggu, 23 November 2025 - 18:59

Muhammad Al Yusril, Pasien RS. Syekh Yusuf Gowa, Akhirnya Pulang Tanpa Biaya Berkat Upaya Kemanusiaan  

Selasa, 11 November 2025 - 13:12

Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Mutu Gula Aren “Aren Kita” di Desa Bulo-Bulo, Bulukumba

Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:01

Hari Santri Nasional ke-10,Wabup Gowa Menjadi Pembina Upacara Di Pondok Pesntren As Sunnah Panciro

Jumat, 3 Oktober 2025 - 15:18

Tingkatkan Layanan RSUD Syekh Yusuf, Bupati Gowa Lakukan Inspeksi Mendadak

Berita Terbaru