Update: Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Muan, 179 Orang Tewas

Senin, 30 Desember 2024 - 06:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUAN – Dunia penerbangan Korea Selatan berduka. Pesawat Jeju Air dengan nomor penerbangan 2216 mengalami kecelakaan fatal di Bandara Internasional Muan pada Minggu (29 Desember 2024).

Pesawat yang terbang dari Bangkok, Thailand, itu tergelincir saat mendarat, menabrak pagar beton, dan terbakar. Dari total 181 penumpang dan awak, 179 orang dinyatakan tewas, menjadikannya kecelakaan pesawat paling mematikan dalam sejarah penerbangan Korea Selatan.

Rincian Korban dan Insiden

Mayoritas korban merupakan warga Korea Selatan (173 orang), sementara dua lainnya berkewarganegaraan Thailand. Pesawat jenis Boeing 737-800 ini membawa 175 penumpang dan enam awak kabin. Hanya dua pramugari yang berhasil selamat, keduanya duduk di bagian belakang pesawat saat kejadian.

Penyelidikan awal menunjukkan kemungkinan kecelakaan disebabkan oleh tabrakan dengan burung yang mengganggu fungsi roda pendaratan. Akibatnya, pesawat tergelincir di landasan pacu sebelum menabrak dan terbakar.

Tanggapan Resmi

Pemerintah Korea Selatan telah menetapkan masa berkabung nasional selama tujuh hari. Wilayah Muan juga dinyatakan sebagai zona bencana khusus. CEO Jeju Airlines, Kim I-bae, menyampaikan permintaan maaf mendalam kepada keluarga korban dan berjanji mendukung proses investigasi bersama Boeing dan pihak berwenang.

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban dan memastikan investigasi berjalan transparan,” ujar Kim dalam pernyataan resminya.

Insiden Serupa di Kazakhstan

Lima hari sebelumnya, dunia penerbangan juga diguncang kecelakaan pesawat Azerbaijan Airlines dengan nomor penerbangan J2-8243 di dekat Bandara Internasional Aktau, Kazakhstan. Pesawat jenis Embraer 190 ini membawa 67 orang. Tragedi ini menewaskan 38 orang, termasuk kedua pilot.**

Penulis : Wawan S

Sumber Berita : Strait Times

Follow WhatsApp Channel sulsel.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tetap Kokoh Meski Banyak Tantangan, Husniah Talenrang Jadi Teladan Pemimpin Perempuan
Musrenbang Desa Kabba Bahas Rencana Kegiatan Pembangunan Tahun 2027
Makam Raja Raja Tallo Menjadi Saksi Pelantikan Pengurus DPP Cobra Legend Indonesia Periode 2026-2031
Sekolah Sudirman 1 Makassar gencarkan pembenahan menyambut Adiwiyata nasional
Siap menyambut Hut kemerdekaan ke 81 Kecamatan Tamalanrea tegaskan kerjasama dan kebersamaan
Pesantren Ramah Anak,Kepala Seksi Pontren Kemenag Sulsel Kunjungi Pondok Pesantren As Sunnah Panciro 
USAI LANTIK 10 DPC, APDESI SULSEL GASPOL 3 PROGRAM: DARI ASPIRASI DESA HINGGA SOLUSI LAHAN
USAI LANTIK 10 DPC, APDESI SULSEL GASPOL 3 PROGRAM: DARI ASPIRASI DESA HINGGA SOLUSI LAHAN

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:00

Tetap Kokoh Meski Banyak Tantangan, Husniah Talenrang Jadi Teladan Pemimpin Perempuan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:58

Makam Raja Raja Tallo Menjadi Saksi Pelantikan Pengurus DPP Cobra Legend Indonesia Periode 2026-2031

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:42

Sekolah Sudirman 1 Makassar gencarkan pembenahan menyambut Adiwiyata nasional

Senin, 20 Juli 2026 - 14:34

Siap menyambut Hut kemerdekaan ke 81 Kecamatan Tamalanrea tegaskan kerjasama dan kebersamaan

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:16

Pesantren Ramah Anak,Kepala Seksi Pontren Kemenag Sulsel Kunjungi Pondok Pesantren As Sunnah Panciro 

Berita Terbaru