Mahasiswa UNILA dan ITERA Hadirkan Solusi Inovatif untuk Cegah Stunting Lewat Susu Jagung

Jumat, 31 Januari 2025 - 22:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UNILA dan ITERA Hadirkan Solusi Inovatif untuk Cegah Stunting Lewat Susu Jagung//Foto: Istimewa.

Mahasiswa UNILA dan ITERA Hadirkan Solusi Inovatif untuk Cegah Stunting Lewat Susu Jagung//Foto: Istimewa.

LAMPUNG SELATAN, sulsel.intainews.id– Di tengah meningkatnya angka stunting di Indonesia, sekelompok mahasiswa dari Universitas Lampung (UNILA) dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) memperkenalkan solusi inovatif untuk susu jagung.

Program yang dijalankan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Berundung, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan ini bertujuan untuk memberikan alternatif pangan bergizi yang mudah diakses oleh masyarakat setempat.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi stunting di Indonesia pada 2024 masih mencapai 21,6%.

Faktor penyebab utamanya antara lain kurangnya asupan gizi dan rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat.

Menyadari masalah ini, mahasiswa-mahasiswa tersebut memanfaatkan jagung—sumber daya lokal yang melimpah—untuk diolah menjadi susu bernutrisi tinggi yang dapat membantu mencegah stunting.

Program ini melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi, seperti Teknik Informatika, Farmasi, Teknik Geomedis, Teknik Sistem Energi, Perencanaan Wilayah dan Kota, serta Teknik Geofisika.

Salah satu mahasiswa, Haikal, menjelaskan bahwa inisiatif ini berangkat dari keprihatinan mereka terhadap rendahnya sosialisasi mengenai pentingnya gizi seimbang di kalangan masyarakat.

“Saat ini, stunting masih menjadi masalah serius. Banyak orang tua yang belum memahami pentingnya gizi untuk pertumbuhan anak. Dengan adanya susu jagung ini, kami berharap masyarakat dapat memiliki pilihan tambahan yang lebih sehat dan bergizi,” ungkap Haikal.

Sementara itu, Kepala Desa Berundung, H Sultan, memberikan sambutan positif terhadap program tersebut dan berharap susu jagung dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.

“Kami sangat mengapresiasi usaha para mahasiswa dalam memberikan solusi kreatif. Semoga inovasi ini benar-benar dapat membantu mencegah stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di desa kami,” ujarnya.

Selain memperkenalkan susu jagung, para mahasiswa juga mengedukasi warga setempat mengenai pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang.

Mereka berharap program ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatannya dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di desa.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, inovasi susu jagung ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas lagi.

Jika produksi susu jagung dapat diperluas, produk ini berpotensi menjadi solusi alternatif di daerah-daerah lain yang menghadapi masalah stunting.

“Kami berharap program ini tidak hanya berhenti di sini. Jika masyarakat merasakan manfaatnya, kami ingin inovasi ini berkembang lebih luas dan dapat membantu lebih banyak orang,” tambah Haikal.***

Penulis : Mrs

Editor : NuBu

Follow WhatsApp Channel sulsel.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesantren Ramah Anak,Kepala Seksi Pontren Kemenag Sulsel Kunjungi Pondok Pesantren As Sunnah Panciro 
USAI LANTIK 10 DPC, APDESI SULSEL GASPOL 3 PROGRAM: DARI ASPIRASI DESA HINGGA SOLUSI LAHAN
USAI LANTIK 10 DPC, APDESI SULSEL GASPOL 3 PROGRAM: DARI ASPIRASI DESA HINGGA SOLUSI LAHAN
Polres Jeneponto Gelar Bakti Sosial di HUT Bhayangkara ke-80, Bagikan Beras Gratis ke Warga
Ada Kuota 5% Jalur Perbatasan! Peluang Emas Siswa Maros & Gowa Masuk SMPN 20 Makassar*
Sukses Kukuhkan Anggota Baru Periode 2026–2029 Di Galesong Takalar Media Buser Info
Media Buser Info Sulsel Lantik Anggota Baru Penasehat Sahar dg Tawang tekankan jurnalis independen anti hoax
Ratusan Pendaftar Bakal Ramaikan Pesta Rakyat Lomba Balap Jolloro’ Mini Kapolres Maros Cup Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:16

Pesantren Ramah Anak,Kepala Seksi Pontren Kemenag Sulsel Kunjungi Pondok Pesantren As Sunnah Panciro 

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:09

USAI LANTIK 10 DPC, APDESI SULSEL GASPOL 3 PROGRAM: DARI ASPIRASI DESA HINGGA SOLUSI LAHAN

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:22

USAI LANTIK 10 DPC, APDESI SULSEL GASPOL 3 PROGRAM: DARI ASPIRASI DESA HINGGA SOLUSI LAHAN

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:34

Polres Jeneponto Gelar Bakti Sosial di HUT Bhayangkara ke-80, Bagikan Beras Gratis ke Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 13:23

Ada Kuota 5% Jalur Perbatasan! Peluang Emas Siswa Maros & Gowa Masuk SMPN 20 Makassar*

Berita Terbaru