Diduga Ambil Paksa Sapi Bantuan, Sangadi Buko Selatan di Laporkan Warga

Minggu, 26 Mei 2024 - 16:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sulsel.intainews.id- Pemerintah Desa (Pemdes) Buko Selatan kembali menjadi pusat sorotan publik setelah muncul dugaan pengambilan paksa bantuan sapi tahun 2017 oleh pemerintahan baru yang dipimpin oleh Mohamad Umar.

Kasus ini menimbulkan kekecewaan dan kebingungan di antara para penerima bantuan, salah satunya adalah Rahman Maalumu, yang secara tiba-tiba kehilangan sapi yang telah dipeliharanya selama empat tahun.

Malumu menceritakan bagaimana sapi tersebut, yang telah menjadi induk dan bahkan hamil anak sapi kedua, tiba-tiba diambil paksa oleh Sangadi, diduga dengan bantuan empat perangkat desa lainnya.

“Padahal, saat menerima bantuan tersebut, Kami hanya diberi anak sapi, bukan induknya, yang seharusnya tidak boleh digulirkan” Ucap Rahman Maalumu Kepada Media ini Sabtu (26/4/2024).

Upaya untuk menyelesaikan masalah ini telah dilakukan, termasuk pembayaran ganti rugi sapi yang telah di ambil Paksa sudah di tawari kepada pihak yang dirugikan.

“Saya sudah di temui dan ditawari oleh pihak kecamatan untuk di ganti rugi oleh pemdes karena sapi yang ditarik paksa itu sudah mati” ungkap Maalumu.

Di sisi lain, Sangadi Buko Selatan mengonfirmasi kebenaran kasus tersebut. Dia menjelaskan bahwa sapi tersebut merupakan aset desa yang diatur dalam program bantuan untuk masyarakat sejak tahun 2017.

“sapi itu merupakan sapi bantuan sebagai aset desa yang bergulir ke masyarakat.   Sapi itu di programkan dari 2017  yang di berikan kepada kepala keluarga penerima dan sampai dengan saat ini berita acara itu saya lagi cari karena itu ada di APBDes 2017” ujarnya

Lanjutnya kata Sangadi terkait masalah ini lagi berproses di tingkat kecamatan.

“saya suda di laporkan oleh masyarakat ke pihak kecamatan dan masih dalam tahapan mediasi dengan masyarakat tersebut dan tinggal menunggu panggilan dari pemerintah kecamatan untuk mediasi kedua” Tutupnya (***)

Follow WhatsApp Channel sulsel.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tetap Kokoh Meski Banyak Tantangan, Husniah Talenrang Jadi Teladan Pemimpin Perempuan
Musrenbang Desa Kabba Bahas Rencana Kegiatan Pembangunan Tahun 2027
Makam Raja Raja Tallo Menjadi Saksi Pelantikan Pengurus DPP Cobra Legend Indonesia Periode 2026-2031
Sekolah Sudirman 1 Makassar gencarkan pembenahan menyambut Adiwiyata nasional
Siap menyambut Hut kemerdekaan ke 81 Kecamatan Tamalanrea tegaskan kerjasama dan kebersamaan
Pesantren Ramah Anak,Kepala Seksi Pontren Kemenag Sulsel Kunjungi Pondok Pesantren As Sunnah Panciro 
USAI LANTIK 10 DPC, APDESI SULSEL GASPOL 3 PROGRAM: DARI ASPIRASI DESA HINGGA SOLUSI LAHAN
USAI LANTIK 10 DPC, APDESI SULSEL GASPOL 3 PROGRAM: DARI ASPIRASI DESA HINGGA SOLUSI LAHAN

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:00

Tetap Kokoh Meski Banyak Tantangan, Husniah Talenrang Jadi Teladan Pemimpin Perempuan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:58

Makam Raja Raja Tallo Menjadi Saksi Pelantikan Pengurus DPP Cobra Legend Indonesia Periode 2026-2031

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:42

Sekolah Sudirman 1 Makassar gencarkan pembenahan menyambut Adiwiyata nasional

Senin, 20 Juli 2026 - 14:34

Siap menyambut Hut kemerdekaan ke 81 Kecamatan Tamalanrea tegaskan kerjasama dan kebersamaan

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:16

Pesantren Ramah Anak,Kepala Seksi Pontren Kemenag Sulsel Kunjungi Pondok Pesantren As Sunnah Panciro 

Berita Terbaru