Rakerkesda 2024: Digitalisasi Kesehatan di Sumbar dan Fokus Generasi Muda Sehat

Selasa, 24 September 2024 - 11:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG, sulsel.intainews.id- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyambut baik digelarnya Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Sumbar Tahun 2024 yang mengusung tema “Dari Nagari Menuju Indonesia Emas 2045.” Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, dr. Maria Endang Sumiwi, MPH, di ZHM Premiere Hotel Padang pada Minggu (22/9/2024).

Mahyeldi berharap program “Nagari Generasi Emas” mampu membawa perubahan besar bagi generasi muda di Sumbar. “Saya optimistis bahwa melalui program ini, kita dapat membentuk generasi yang sehat, berkualitas, kompeten, mandiri, dan mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Ia juga memaparkan upaya-upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Sumatera Barat. Di antaranya melalui peningkatan layanan antenatal care (ANC), serta penyediaan fasilitas kesehatan seperti polindes, pustu, dan poskesri.

Saat ini, Sumbar memiliki 2.441 unit poskesri, 280 puskesmas, 219 klinik, dan 7.542 posyandu. “Kita memiliki lebih dari 25.000 tenaga kesehatan yang tersebar di 19 kabupaten dan kota. Dengan jumlah ini, kami optimis dapat memenuhi kebutuhan kesehatan bagi 5,6 juta penduduk Sumatera Barat,” tambahnya.

Mahyeldi juga menekankan pentingnya transformasi layanan kesehatan primer yang berfokus pada pencegahan dan promosi kesehatan. Program “Nagari Generasi Emas” ini akan memperkuat kemampuan keluarga dalam menjaga kesehatan ibu hamil, bayi, balita, serta remaja.

Ia terinspirasi oleh sambutan Menteri Kesehatan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional 2022, yang menekankan pentingnya memberikan layanan kesehatan hingga ke pelosok negeri.

“Solusi terbaik adalah menangani masalah langsung pada akarnya, di tingkat nagari, yang merupakan pemerintahan terkecil di Sumbar. Program ini juga akan dikolaborasikan dengan upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian,” jelas Mahyeldi.

Sementara itu, dr. Maria Endang Sumiwi, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, menyoroti perkembangan digitalisasi di fasilitas kesehatan Sumbar. “Sebagian besar dari 270 puskesmas di Sumbar sudah menggunakan Rekam Medis Elektronik (RME), meski masih ada 10 puskesmas yang belum memilikinya,” ungkapnya.

dr. Maria juga menyebut bahwa masalah listrik dan internet di beberapa puskesmas masih perlu diperbaiki. Ia berharap seluruh fasilitas kesehatan di Sumbar nantinya dapat terkoneksi dalam satu sistem yang disebut “Satu Sehat.” Saat ini, sudah ada 28.000 fasilitas kesehatan yang terhubung dengan sistem tersebut, dan ia berharap Sumbar segera mengikuti langkah ini.

Ia juga menegaskan pentingnya skrining kesehatan yang terintegrasi dengan layanan primer. “Kita sudah mulai melakukan skrining untuk seluruh anggota keluarga, dari orang tua hingga anak-anak, di puskesmas.

Ke depan, kami merencanakan program skrining kesehatan gratis yang dilakukan setiap kali seseorang merayakan ulang tahun. Jadi, saat ulang tahun, mereka bisa datang ke puskesmas untuk memeriksakan kesehatannya,” ujar dr. Maria.

Follow WhatsApp Channel sulsel.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tetap Kokoh Meski Banyak Tantangan, Husniah Talenrang Jadi Teladan Pemimpin Perempuan
Musrenbang Desa Kabba Bahas Rencana Kegiatan Pembangunan Tahun 2027
Makam Raja Raja Tallo Menjadi Saksi Pelantikan Pengurus DPP Cobra Legend Indonesia Periode 2026-2031
Sekolah Sudirman 1 Makassar gencarkan pembenahan menyambut Adiwiyata nasional
Siap menyambut Hut kemerdekaan ke 81 Kecamatan Tamalanrea tegaskan kerjasama dan kebersamaan
Pesantren Ramah Anak,Kepala Seksi Pontren Kemenag Sulsel Kunjungi Pondok Pesantren As Sunnah Panciro 
USAI LANTIK 10 DPC, APDESI SULSEL GASPOL 3 PROGRAM: DARI ASPIRASI DESA HINGGA SOLUSI LAHAN
USAI LANTIK 10 DPC, APDESI SULSEL GASPOL 3 PROGRAM: DARI ASPIRASI DESA HINGGA SOLUSI LAHAN

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:00

Tetap Kokoh Meski Banyak Tantangan, Husniah Talenrang Jadi Teladan Pemimpin Perempuan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:58

Makam Raja Raja Tallo Menjadi Saksi Pelantikan Pengurus DPP Cobra Legend Indonesia Periode 2026-2031

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:42

Sekolah Sudirman 1 Makassar gencarkan pembenahan menyambut Adiwiyata nasional

Senin, 20 Juli 2026 - 14:34

Siap menyambut Hut kemerdekaan ke 81 Kecamatan Tamalanrea tegaskan kerjasama dan kebersamaan

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:16

Pesantren Ramah Anak,Kepala Seksi Pontren Kemenag Sulsel Kunjungi Pondok Pesantren As Sunnah Panciro 

Berita Terbaru