Tito Karnavian: Sulut Terancam Defisit, Gaji Pegawai Januari Bisa Tak Terbayar

Kamis, 19 Desember 2024 - 10:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menghadapi ancaman serius terkait pengelolaan keuangannya. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan bahwa daerah ini terancam defisit akibat belanja daerah yang melebihi pendapatan. Jika tidak segera ditangani, hal ini dapat mengganggu pembayaran gaji pegawai dan belanja wajib lainnya.

Tito menyebut data menunjukkan pendapatan Sulut hingga saat ini baru mencapai 75,11%, sementara realisasi belanja sudah berada di angka 75,34%. Selisih tipis ini menandakan adanya ketidakseimbangan dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“nanti pak, pak mauritz bapak telepon Pak Provinsi Sulawesi Utara ini kenapa rawan Pak mereka pendapatannya 75,11 pembelian 75,34 artinya defisit ngutang nanti gimana mau bayar gaji bulan Januari” ucapnya di acara APBD Awards Rabu (18/12/2024).

Tito menekankan daerah harus punya SILPA (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) sebagai cadangan untuk membayar pengeluaran wajib awal tahun.

Selain itu Belanja daerah yang tidak sesuai dengan pendapatan mencerminkan pengelolaan anggaran yang belum efektif. Hal ini juga dapat memperburuk daya beli masyarakat, karena uang tidak beredar dengan baik di tingkat lokal.

Menurut Tito, peredaran uang di masyarakat adalah kunci untuk menjaga daya beli dan konsumsi rumah tangga. Ia menekankan bahwa konsumsi rumah tangga adalah elemen terpenting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Jika uang tidak beredar, daya beli masyarakat akan turun, dan ini akan berdampak buruk pada ekonomi daerah. Belanja pemerintah adalah motor utama ekonomi, harus dimaksimalkan,” tutupnya.

Penulis : IB

Sumber Berita : YouTube Kemendagri RI

Follow WhatsApp Channel sulsel.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ada Apa? Imam Desa Jenetallasa Tolak Nikahkan Warganya Yang Hendak Rujuk Kembali 
Muhammad Al Yusril, Pasien RS. Syekh Yusuf Gowa, Akhirnya Pulang Tanpa Biaya Berkat Upaya Kemanusiaan  
Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Mutu Gula Aren “Aren Kita” di Desa Bulo-Bulo, Bulukumba
Hari Santri Nasional ke-10,Wabup Gowa Menjadi Pembina Upacara Di Pondok Pesntren As Sunnah Panciro
Tingkatkan Layanan RSUD Syekh Yusuf, Bupati Gowa Lakukan Inspeksi Mendadak
Bupati Gowa Bagikan Seragam Gratis untuk Siswa SD dan SMP di Malino
Pastikan Tepat Sasaran, Bupati Talenrang Turun Langsung Distribusikan KKS PKH dan BPNT di Biringbulu
Wabup Gowa Dorong Penguatan TNI–Pemda Hadapi Tantangan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 01:43

Ada Apa? Imam Desa Jenetallasa Tolak Nikahkan Warganya Yang Hendak Rujuk Kembali 

Minggu, 23 November 2025 - 18:59

Muhammad Al Yusril, Pasien RS. Syekh Yusuf Gowa, Akhirnya Pulang Tanpa Biaya Berkat Upaya Kemanusiaan  

Selasa, 11 November 2025 - 13:12

Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Mutu Gula Aren “Aren Kita” di Desa Bulo-Bulo, Bulukumba

Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:01

Hari Santri Nasional ke-10,Wabup Gowa Menjadi Pembina Upacara Di Pondok Pesntren As Sunnah Panciro

Jumat, 3 Oktober 2025 - 15:18

Tingkatkan Layanan RSUD Syekh Yusuf, Bupati Gowa Lakukan Inspeksi Mendadak

Berita Terbaru